Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pelatihan Produksi Film Dokumenter 2013

Dr. M. Najib Azca (UGM) memberi materi tentang metode riset dan penulisan naskah dalam produksi film dokumenter
Merespons gairah anak muda Denpasardi bidang perfilman, Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan Pelatihan Produksi Film Dokumenter 2013 yang  terarah dan berkelanjutan. Tujuan utama pelatihan ini untuk memberi pemahaman yang benar tentang film dokumenter yang dampak ikutannya akan meningkatkan kualitas karya para pembuat film dokumenter di Denpasar.

Para peserta Pelatihan Produksi Film Dokumenter 2013 ini adalah pelajar, mahasiswa, humas,  dan peserta umum. Seluruh peserta berjumlah 50 orang berasal dari Papua hingga Aceh. Dari semua peserta tersebut, 50 persen peserta berasal dari Kota Denpasar. 25 persen peserta berasal dari kabupaten lain di Bali, dan 25 persen sisanya berasal dari kota lain di luar Pulau Bali.

Dilibatkannya peserta dari luar Denpasar  dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada para sineas Denpasar untuk melakukan percakapan kreatif dengan sineas-sineas lainnya dari seluruh Nusantara.


Pelatihan dilakukan secara berurutan dalam empat bulan sejak Maret hingga Juni 2013, menyakup Teknik Riset & Penulisan Hasil Riset untuk Film Dokumenter, Teknik Pengolahan Hasil Riset & Penulisan Skrip untuk Film Dokumenter, Teknik Pengambilan Gambar untuk Film Dokumenter, dan Teknik Penyuntingan Gambar untuk Film Dokumenter.

Para instruktur untuk pelatihan ini adalah, Dr. M. Najib Azca (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta), Gerzon Ron Ayawaila (Institut Kesenian Jakarta), German G. Mintapradja (European Broadcasting Union), Sastha Sunu (Institut Kesenian Jakarta).

Dalam setiap sesi pelatihan selalu disertai dengan praktek lapangan. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok lalu diberi tugas untuk melakukan riset, merekam, dan menyunting  rekaman tentang ikon-ikon Kota Denpasar.