Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Malam Penganugerahan 2012

Soma Helmi bercengkerama bersama Dr. Lawrence Blair. Di sebelah kanan mereka,  Rio Helmi
berdampingan dengan Slamet Rahardjo Djarot.



Acara Malam Malam Penganugerahan Festival Film Dokumenter Bali 2012 diselenggarakan di Aerowisata Sanur Beach Hotel, Denpasar, Sabtu, 4 Agustus 2012.
Tampil sebagai film terbaik adalah "Permata di Tengah Danau" karya Sutradara Andi Hutagalung dari Medan. Film ini menyisihkan sembilan film unggulan lainnya yang masuk dalam sepuluh film unggulan FFDB 2011. Adapun kesepuluh film unggulan tersebut adalah:

1. Bali - Heaven On Earth (Ivander Aditya Tjandra – Surabaya, Jawa Timur)
2. Burdah (Sunari Studio, Karangasem)
3. Goresan Anak-anak Gumelem (Bowo Leksono, GoldWater Films – Purbalingga, Jawa Tengah)
4. Hercules dari Panti Asuhan (I GM Surya Sanjaya Putra, Tabanan)
5. Leng Apa Jengger (La-Cimplung - Purbalingga, Jawa Tengah)
6. Made Taro, Benteng Terakhir Permainan Tradisional Bali (Raturu Production – Denpasar)
7. Permata di Tengah Danau (Andi Parulian Hutagalung – Medan, Sumatera Utara)
8. Pura Tanpa Daging Babi (Dwitra J. Ariana -Sanggar Siap Selem,Bangli)
9. Satu Hati, di Antara Dua Doa (Gede Seen - Komunitas Film Buleleng, Singaraja)
10. Subak Pancoran, Sinar Kecil Di Kaki Bukit (Putu Satria Kusuma – Singaraja)


IGP Wiranegara, Prof. I Made Bandem, dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jayanegara (berikat kepala)

Paul Suardi memandu acara

Hiburan musik oleh grup "Dialog Dini Hari"

Tari Jogepong karya Ipung Lingriati
Slamet Rahardjo Djarot, ketua Dewan Juri FFDB 2012, menyampaikan pertanggungjawaban juri.
Aktris dan Produser Film, Marcella Zalianty, mengumumkan para nominee dan pemenang.

IGN Jayanegara menyerahkan trophy untuk film dokumenter terbaik.
Hadiah uang tunai untuk film dokumenter terbaik.

Karya-karya nominee pun memperoleh hadiah uang tunai.

Juara dan para nominee berpose bersama Wakil Walikota Denpasar dan Dewan Juri.


Andi Hutagalung peserta asal Medan, Sumatera Utara, menyampaikan pidato kemenangan setelah
karyanya yang berjudul "Permata Di Tengah Danau" yang dinobatkan sebagai Film Terbaik FFDB 2012.

Prof. Bandem didaulat ngibing

Marcella Zalianty di antara penari Jogepong